Rabu, 22 Maret 2017

Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2017 Forum Dosen Indonesia DPD-Sul-Bar mengadakan pelatihan “Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat” yang bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Marendeng Majene. Narasumber yang diundang adalah bapak Dr. Tenriware, S.Pi., M.Si, merupakan reviewer penelitian desentralisasi DRP2M Ristek Dikti, dan juga Anggota Pengurus FDI DPD Sul-Bar. Pelatihan diikuti oleh dosen-dosen yang berasal dari beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada Di Sulawesi Barat, seperti Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR), STIKES Marendeng Majene, dan AKPER YPPP Wonomulyo.
Pada acara pembukaan, ketua FDI DPD Sul-Bar, Irfan AP, S.T., M.MT, memberikan sambutan mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh peserta dosen yang telah hadir, dan antusias menjadi anggota FDI DPD Sul-Bar. Selanjutnya, acara inti terdiri dari tiga sesi, pemaparan materi oleh narasumber, diskusi/tanya jawab dan coaching clinic. Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Dr. Tenriware yaitu (1) hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengusul proposal penelitian dan pengabdian masyarakat, (2)  tips dan cara menyusun proposal dengan baik, (3) bagaimana menginput data pada simlitabmas.ristekdikti.go.id, dan (4) Skema-skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau mengatakan “biasakan membaca panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dirilis oleh Ristek Dikti sebelum menyusun proposal, jangan sampai ‘salah kamar’, karena hal dasar seperti inilah yang kadang mebuat proposal kita tidak lolos”. Artinya, sebelum menyusun proposal, kita harus melihat penelitian dan pengabdian yang akan kita laksanakan bisa masuk di skema mana, dan apakah syarat dan ketentuan pada skema tersebut sesuai dengan background kita.
Materi yang dipaparkan cukup menarik, seperti yang dikatakan oleh salah satu peserta pelatihan dari STIKES Marendeng, Immawanti. Hal ini juga terlihat pada sesi tanya jawab atau diskusi, banyak peserta yang merespon dan bertanya sehingga diskusi terlihat alot tapi menarik dan menambah pengetahuan baru terutama hal-hal dasar yang biasa terlupakan saat menyusun proposal. Diakhir acara, bapak Dr. Tenriware menyampaikan bahwa pendaftaran proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2017 akan dibuka tanggal 1 April mendatang. Dan beliau memberikan kesempatan kepada peserta Anggota FDI untuk bisa berdiskusi lebih lanjut dengan menujukkan proposal yang telah disusun untuk direview.
Semoga dengan adanya pelatihan ini, dapat meningkatkan pengetahuan dosen-dosen yang ada di Sulawesi Barat tentang penyusunan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat. Sehingga, jumlah pengusul dan proposal dosen yang lolos di tahun 2017 semakin meningkat.

Agenda ke Depan