Sabtu, 04 November 2017

International Conference FDI




Hari ini acara inti konferensi internasional Forum Dosen Indonesia di Hotel Gammara, setelah tadi malam dibuka pada acara welcome dinner di Rumah Dinas Walikota Makassar. Acara dimulai dengan sambutan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia yang diwakili oleh Chairman of Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resources of Ministry of Marine Affairs and Fisheries, M. Zulficar Mochtar. Dalam sambutannya, M. Zulficar Mochtar menjelaskan potensi dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh sumberdaya kelauatan dan perikanan dunia dan Indonesia. Situasi saat ini, jika terus berlanjut maka tak lama lagi manusia akan butuh bumi lain untuk melanjutkan kehidupan. 

 



Selanjutnya beliau menekankan perlunya semacam redefinisi peran perguruan tinggi dan para dosen. Belakangan ini profesi dosen sangat serius berupaya meningkatkan publikasi-publikasi ilmiah bertaraf internasional terindeks semacam Scopus, Thomson dan sebagainya. Kita menyadari bahwa publikasi-publikasi ini sangat penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan. Namun, ada hal-hal yang saat ini justeru sangat membutuhkan konsentrasi serius dari civitas akademika yaitu melahirkan karya-karya yang bersifat penyelesaian masalah, merespon masalah-masalah dan tantangan kondisi kelautan dan perikanan kita hari ini. Lebih jauh lagi, perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan lulusan-lulusan yang siap pakai di dunia kerja nyata. 

 

Pandangan yang disampaikan oleh M. Zulficar Mochtarsebelumnya juga sempat dibahas oleh Sekretaris FDI, Irmawati Sagala, pada saat menyampaikan ulasan buku Sang Pendidik : Jalan Terang Penuh Cinta yang diluncurkan tadi malam. Dalam uraiannya, Irmawati Sagala menyinggung masalah keseimbangan komposisi implementasi tridharma perguruan tinggi, di mana belakangan ini tuntutan terhadap dharma penelitian dan pengabdian kepada masyarakat seperti mengesampingkan peran pendidikan/pengajaran. Sepintas terkesan bahwa prestasi dan prestise dosen diukur dari publikasi-publikasi ilmiah. Lalu bagaimana dengan fungsi pendidikan/pengajaran ? Beberapa kasus mulai menunjukkan keluhan terhadap menurunnya alokasi sumber daya dosen dalam dharma ini. Untuk itu, ke depan organisasi profesi dosen perlu melakukan advokasi kebijakan publik untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah terkait pendidikan tinggi hari ini.



 

Dilaksanakannya konferensi on Frontier of Science and Society ini diharapkan menjadi salah satu jawaban terhadap kebutuhan solusi bagi pembangunan kemaritilan dan kelautan Indonesia. Selamat dan sukses untuk selua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan konferensi ini.

Agenda ke Depan